Bayi Terlilit Tali Pusar Apakah Berbahaya

Bayi Terlilit Tali Pusar Faktor-faktor yang lain bisa tingkatkan resiko bayi alami keadaan itu ialah kehamilan kembar, cairan ketuban yang terlalu berlebih, tali pusar yang begitu panjang, atau keadaan tali pusar yang buruk.

Ketidaksamaan Belitan yang mencelakakan dan Tidak
Bumil kemungkinan cemas bila janin terbelit oleh tali pusarnya sendiri. Pada beberapa keadaan, janin yang terbelit tali pusar dapat mempunyai imbas jelek, tetapi kadang ada bayi yang terbelit tali pusar tapi keadaannya normal. Di bawah ini ialah ketidaksamaan belitan tali pusar pada bayi yang beresiko dan yang tidak: Bayi Terlilit Tali Pusar

Belitan yang kemungkinan dapat berpengaruh jelek pada janin
Keadaan bayi terbelit tali pusar yang beresiko ialah bila belitan pada lehernya begitu kuat. Terutama bila ada lebih satu belitan yang memutari lehernya, hingga dia jadi kurang aktif bergerak. Keadaan ini dapat mengakibatkan janin wafat dalam kandung.
Keadaan yang lain berpengaruh jelek ialah bila belitan itu membuat renyut jantung janin jadi lamban saat itu juga. Ini muncul karena tali pusar bisa meregang dan tertekan saat proses melahirkan, hingga turunkan saluran darah yang ke arah atau dibawa keluar dari badan bayi.
Belitan tali pusat yang dibarengi permasalahan lain, misalkan janin menelan mekonium atau tinja pertama kalinya, adalah keadaan yang beresiko. Mengisap mekonium dapat membuat janin susah bernapas sebab aliran pernafasannya mampet dan mengalami iritasi oleh kotoran.
Bila belitan tali pusar yang beresiko ini terjadi, karena itu bayi dapat alami genting janin. Pada kondisi ini, dokter perlu mengawasi keadaan bayi dalam kandung. Bila tidak ada pembaruan, karena itu dokter akan keluarkan bayi secepat-cepatnya lewat operasi caesar.
Belitan yang tidak mencelakakan janin
Mendekati persalinan, kemungkinan ibu hamil tidak sadar jika tali pusar sudah melilit leher bayi. Tetapi, tidak boleh dahulu cemas. Umumnya bayi bisa lewat tingkatan ini secara lancar dan persalinan bisa berjalan dengan normal.
Pertanda belitan tali pusat yang tidak beresiko ialah bila bayi masih aktif bergerak dan detak jantungnya normal. Jika semacam ini, bayi yang terbelit tali pusat bisa lahir dengan sehat dan mempunyai nilai Apgar yang bagus.
Pada umumnya kasus, tali pusar yang melilit leher janin masih kendur dan tidak beresiko, hingga dokter bisa dengan gampang melepaskan belitan tali pusar saat persalinan.
Belitan tali pusar cuman dapat terdeteksi dengan USG kehamilan atau saat bayi dilahirkan. Bila bayi dijumpai terbelit tali pusar selama saat kehamilan, Bunda tak perlu cemas. Tali pusar kemungkinan lepas sendirinya saat sebelum persalinan. Itu penyebabnya, pengecekan kehamilan secara teratur ke dokter kandung perlu dilaksanakan.