5 Jenis Gangguan Menstruasi yang Perlu Anda Ketahui

5 Jenis Gangguan Menstruasi Masalah menstruasi dapat berbentuk pendarahan menstruasi yang kebanyakan atau begitu sedikit, transisi menstruasi yang tidak teratur, menstruasi yang terjadi lebih dari 7 hari, tidak menstruasi lebih dari tiga bulan, atau bahkan juga tak pernah haid sama sekalipun.

Masalah menstruasi bisa juga dibarengi dengan keluh kesah berat, seperti ngilu dan kram kronis, sampai stres mendekati menstruasi. 5 Jenis Gangguan Menstruasi

Tipe-Jenis Masalah Menstruasi yang Perlu Anda Cermati
Kecuali bisa menggangu rutinitas setiap hari, beberapa macam masalah menstruasi perlu dicurigai sebab bisa tingkatkan resiko permasalahan kesuburan. Masalah menstruasi yang biasa terjadi bisa dipisah jadi lima tipe, yakni:
1.
Amenorea dipisah jadi dua, yakni amenorea primer dan sekunder. Amenorea primer ialah keadaan di mana seorang wanita benar-benar belum alami haid sampai 16 tahun.
Sedang amenorea sekunder ialah keadaan di mana seorang wanita umur subur yang sedang tidak hamil dan pernah menstruasi awalnya, stop memperoleh menstruasi sepanjang tiga bulan ataupun lebih.
Ke-2 tipe amenorea ini mempunyai pemicu yang lain. Amenorea primer bisa disebabkan karena abnormalitas genetik, masalah otak yang mengendalikan hormon menstruasi, atau permasalahan pada indung telur (ovarium) atau kandungan.
Dismenorea ialah keadaan di mana wanita alami ngilu saat menstruasi, biasanya pada hari awal dan ke-2 haid. Tanda-tandanya berbentuk ngilu atau kram di perut sisi bawah yang tetap berjalan, dan kadang menebar sampai ke punggung bawah dan paha. Rasa ngilu itu bisa juga dibarengi sakit di kepala, mual, dan muntah.
Dismenorea ini dapat muncul karena kandungan hormon prostaglandin yang tinggi saat hari awal haid. Sesudah sekian hari, hormon ini akan menyusut kandungannya sampai bisa membuat ngilu haid turut berkurang. Ngilu haid tipe ini umumnya mulai akan menyusut bersamaan pertambahan umur atau sesudah melahirkan.
Selain hormon prostaglandin, dismenorea bisa juga muncul karena ada abnormalitas mekanisme reproduksi wanita, misalnya:.
Berlainan dengan dismenorea yang normal muncul karena kenaikan hormon prostaglandin, dismenorea sebab penyakit tertentu umumnya akan berjalan semakin lama dan makin lebih buruk bersamaan pertambahan umur.